Tampilkan postingan dengan label Mukjizat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mukjizat. Tampilkan semua postingan

Rabu, Oktober 14, 2009

Rosulullah SAW, Tiada Yang Lebih Tinggi Darinya Kecuali Allah



Judul tersebut diatas sudah saya coba ganti beberapa kali namun agak susah mencari kalimat yang tepat untuk itu. Mungkin sebahagian dari anda sudah mengetahui tentang kedudukan Rosulullah Muhammad SAW. Dalam tulisan ini saya hanya ingin mempertegaskan lagi khususnya buat saya pribadi dan mungkin buat anda yang sedang membaca.

Kita ketahui Rosulullah SAW terlahir dalam keadaan yang sangat memilukan. saat masih dalam kandungan beliau sudah ditinggal ayahnya (meninggal dunia). Begitu lahir sang ibu Aminah pun pergi meninggalkannya menghadap yang kuasa. Beliaupun hidup dengan sang kakek . Ketika berusia 6 tahun sang kakekpun menyusul kepergian kedua orang tua beliau.

demikian sekilas kehidupan Nabi Muhammad yang saya yakin anda sudah mengetahuinya. Tapi yang lbih perlu kita tahu, meski bermula dari kehidupan yang pilu bahkan menyedihkan namun Rosulullah SAW adalah satu-satunya manusia dibumi ini yang memiliki kedudukan paling tinggi dimata Allah SWT. Bahkan dibandingkan dengan rosul Allah yang lain.

Satu bukti otentik tentang kedudukan Rosul Muhammad adalah dari beberapa Kalimat dalam Al-qur’an :

“Faqulnaa yaa aadamu inna haadzaa ‘aduuwullaka wa lizawjika….”

artinya : Maka kami berkata : ” Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi istrimu…” (QS. Thaha : 117)

Surat ini ditujukan kepada Nabi Adam AS. Pada kata ulukan (panggilan) Allah menyebutkan nama “Hai..Adam”.

Pada ayat yang lain masih di surat yang sama :

“Falammaa ataahaa nuudiya yaa muusaa. Innii anaa robbuka…”

Artinya : Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia di panggil : ” hai Musa, sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu…”

Kembali kita jumpai Allah SWT memanggil sebutan nama untuk NAbi Musa AS.

Namun Ketika Allah ingin memanggil kekasih agungNya yang tak lain Rosulullah SAW. tidak pernah Dia (Allah) memanggil dengan “Ya Muhammad” atau dengan “Ya Ahmad”. Allah begitu memuliakan Beliau Nabi Muhammad SAW dengan panggilan yang begitu indah “Ya ayyuhan nabiyyu..”. Hal telah membuktikan begitu cinta Allah kepada RosulNya begitu Agung Nabi Muhammad dimata Allah.

Satu bukti yang lain yang membeda nabi Muhammad dengan manusia dibumi ini adalah. Allah SWT didalam setiap sumpahnya selalu menyebutkan demi watu, binatang, tumbuhan dan benda mati atau sebangsa malaikat. Tetapi Allah tidak pernah bersumpah demi mahluknya dari jenis manusia, kecuali Nabi Muhammad SAW.

“La’umruka innahum lafii sakrotihum ya’mahuun”

artinya : Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesetanan)” (QS : Al-Hijr : 72)

Satu lagi kita sangat mengetahui jika Allah SWT memberikan satu penilaian terhadap sifat hambanya pasti Dia (Allah) memberikan penilaian yang sangat tepat dan akurat. seperti dalam firmannya :

“wa innaka la’alaa khulukin ‘adhiim”

Artinya : Sesungguhnya kamu berbudi pekerti yang agung (QS: Al-Qalam: 4)

Ukuran pengertian budi pekerti (Akhlaq) diatas pastinya berbeda dengan takaran pengertian budi pekerti antara manusia dan manusia. Hal inilah yang membedakan Akhlaq yang dimiliki Rosulullah Muhammad SAW dengan manusia dibumi ini karena takarannya berbeda.

Semoga ini bisa menjadi satu bacaan yang bermanfaat bagi anda. dan tunggu tulisan berikutnya.

Sumber bacaan : – Al-Qur’an, Buku Muk jizat Mutiara Kepribadian Rosulullah SAW Karya : M Mutawalli Asy-Sy’ rawi dan M Farid Barakbah
Selengkapnya...

Selasa, Oktober 06, 2009

Antara Alam Semesta dan Mahluk yang bernama Manusia


Allah SWT telah memberikan aturan-aturan dalam hidup setiap hambaNya baik secara vertikal maupun horisontal, hubungan antara manusia langsung dengan Sang Maha Hidup dan hubungan manusia dengan Alam sekitarnya. Aturan-aturan itu diwahyukan-Nya melalui beberapa RosulNya yang memang ditugaskan untuk mensiarkan hal tersebut (Aturan Hidup).

Beberapa mahluk berjalan menuruti aturannya. Tumbuh-tumbuhan hanya akan hidup bila alam dan lingkungan mendukung terhadap perkembangannya, seperti pohon teh hanya akan hidup di dataran tinggi yang dingin kalau pun ada teh tumbuhan di dataran rendah yang memiliki panas yang cukup kuat maka akan dilakukan penyesuaian suhu dengan dataran tinggi. itu kalau ada. itu hanya contoh kecil mungkin. masih banyak lagi contoh yang yang nggak mungkin saya sebutkan disini.

Adalah mahluk yang bernama "Manusia" yang dalam Al-Qur'an disebutkan mahluk paling sempurna. (Baca Q.S At Tiin ayat 4 dijelaskan bahwa Allah SWT telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sempurna. ”Sungguh telah kami ciptakan
manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” Artinya ayat tersebut mengisyaratkan bahwa
secara fisik, jelas kesempurnaan telah Allah berikan kepada kita sebagai manusia. Dalam sebuah hadits pun Rasulullah menerangkan : ”Sesungguhnya aku diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak” (Al Hadits).
Dari hadits ini Rasulullah SAW mengisyaratkan bahwa setelah Allah menyempurnakan fisik kita, melalui Rasul-Nya Allah memberikan kesempatan pada kita untuk menyempurnakan akhlak kita baik akhlak kepada Allah, akhlak kepada sesama dan juga akhlak kepada alam semesta.)

Namun karena manusia memiliki kecenderungan menuruti hawa nafsunya, maka mereka sering kali melanggar aturan-aturan yang telah dibuat untuk alam semesta.
Memang tidak semua manusia memiliki sifat yang sama ada sebahagian dari mereka yang juga memiliki akhlak yang lebih baik antara mereka dari takaran manusia. Bahkan sebahagian itu sering kali memperingkatkan. Dan mereka yang diperingatkan mengikutinya. Akan tetapi sesaat kemudian lupa atau sengaja melupakannya.

Itulah manusia kadang dia menuruti untuk kembali ke jalan Allah. Hal ini terjadi jika nafsu lunaknya bekerja. Tetapi kala nafsu tidak lagi bisa diajak berembug dan manusia sudah keluar dari aturan dan tatanan yang berlakukan oleh Allah SWT, siapa lagi yang akan memberikan peringatan..??

Bila kita masa berada dijaman kenabian sebelum munculnya nabi Muhammad maka Allah akan menurunkan wahyu-wahyunya untuk memperingatkan kita. Namun kita berada dijaman dimana sudah tidak ada lagi nabi muncul dipermukaan bumi ini karena memang Rosulullah SAW merupakan Nabi sekaligus Rosul terakhir yang diperintah Allah SWT untuk menyempurnakan akhlak manusia dimuka bumi ini.

Nah sekarang apa yang harus kita lakukan dengan kondisi kita saat ini..?? jawabannya ada dalam al-qur'an karena memang itu Wahyu yang diturunkan dari langit melalui Rosulullah SAW. Bila mana mahluk yang bernama manusia menjalankan apa yang ada dalam al-qur'an dengan sebenar-benarnya niscaya alam semesta ini akan tetap bersahabat dengan kita. Nabi besar Muhammad SAW datang dengan mengemban misi yang sangat akbar yakni men-sejalankan manusia dengan alam semesta.

Dalam Surat Al-Hajj ayat 18. Allah berfirman yang Artinya :
"Apakah kamu tidak mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada dilangit, di bumi, matahari, bulan, bintang-bintang, gunung-gunung, pohon-pohonan, hewan-hewan yang melata dan sebagian besar daripada manusia ? dan diantara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya....."

Dari penggalan ayat diatas kita ketahui bahwa seluruh mahluk dimuka bumi ini tunduk dalam aturan Ilahi Robbi namun untuk mahluk yang bernama manusia hanya sebagian yang tunduk kepada aturan Allah SWT dan sebagian yang lainnya bahkan telah ditetapkan akan menerima azab. Semestinya seluruh manusia dibumi ini harusnya tunduk dengan aturan Allah SWT agar tidak ada jurang pemisah antara alam dan manusia. Yang lebih berpotensi menciptakan jurang pemisah antara alam dan manusia adalah tingkah laku yang penuh kemaksiatan. distu pihak ada benda-benda mati, tumbuh-tumbuhan, binatang-binatang yang senatiasa bertasbih, bersujud, dengan khusyuknya. sementara manusia menjadi pihak lain yang membangkang.

Itulah tugas yang diemban Rosulullah SAW. Dan kini tinggal kembali kepada kita akan kita mengikuti apa yang ada dalam nafsu kita atau mengikuti aturan main dalam hidup yang telah dituangkan penuh dalam Al-Quran..??

Jawabannya ada pada diri kita masing-masing..

Sumber : Al-Qur'an, Buku Mukjizat Mutiara Kepribadian Rosulullah SAW karya: M. Mutawalli Asy-Sya'rawi dan M. Farid Barakbah
Selengkapnya...

BARA @PI Headline Animator

My Headlines

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Motivasi Hari Ini

Pilihan

Terjemahkan

Powered By Blogger
Check PageRank Arts (Blogs) - TOP.ORG Cell Phone Info http://Link-exchange.comxa.com Blog Tutorial Indonesian Blogger TopOfBlogs Personal Blogs Personal Add to Google Reader or Homepage BandungTopBlog.com RANKING WEBLOGS INDONESIA Subscribe to updates GrowUrl.com - growing your website

Sohib-sohib ku

Banner Sohib

  • Wanderer' Blog
  • >
  • Photobucket
  • Powered by BannerFans.com
  • BLOG SHARING INTERNET
  • Lencana Facebook

    Rekening Online

    Bisnis ku

    Dollar...Dollar...Dollar...

    Ini Juga Bisa

    CO.CC:Free Domain

    Atau Disini..!!!

    Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic

    Masukan Email Anda:

    Delivered by FeedBurner

    Cari Blog Ini

    Arsip Blog

    Kategori

    Allah (2) Azab (1) Muhammdad SAW (2) Mukjizat (2) Pendidikan (3) Politik (21) Renungan (3) alam semesta (3) as (1) bencana (5) berita (2) biadab (1) bisnis online (5) candoleng-doleng (1) detik.com (3) gagal (2) gay (1) gempa (5) hidup (1) iman (1) inspirasi (5) internet (5) islam (1) kpk (2) manusia (7) motivasi (19) opera (1) padang (1) pariaman (1) religi (8) seni dan budaya (7) serba gratis (3)

    Subscribe via email


    ShoutMix chat widget
  • free counters
  • FEEDJIT Live Traffic Feed

    Tukeran Yuk...


    Image and video hosting by TinyPic

    Musik Ku