Sabtu, Oktober 03, 2009

Batik Oh Batik


Hari ini secara resmi Bangsa Indonesia boleh berbangga hati karena warisan kekayaan leluhur (batik) bukan benda secara resmi diakui UNESCO sebagi warisan kekayaan dunia. Sebagai ekspresi sekaligus ungkaan atas pengakuan tersebut Presiden mengintruksikan agar seluruh rakyat Indonesia mengenakan batik secara nasional.

Mensikapi pernyataan Presiden sekaligus kehawatiranya akan masa depan serta tanggung jawab rakyat Indonesia atas pelestarikan dan pengembangan batik kedepan itu sangat ironis. Mengapa ?? Kalo Presiden menghawatirkan 15 tahun lagi batik akan berkembang di negara lain, tentunya Presiden yang bertanggungjwab (saat ini) agar kehawatiran itu tidak terjadi. Terlebih belum sirna dalam ingatan kita bagaimana ketegangan antara Indonesia dengan Malaysia terkait rebutan/klaim berbagai warisan seni budaya kita. Dari berbagai rentetan ketegangan yang terjadi, harusnya Presiden saat ini harus mampu bertindak cerdas dan mengambil kebijakan yang cerdas pula agar kejadian serua tidak terjadi. Menurut analisa saya, berbagai kejadian yang terjadi tersebut adalah ketidakcerdasan juga ketidakpekaan Pemerintah dalam (red : hal ini Presiden) dalam mensiasiti akan pengembangan warisan budaya yang ada.

Sebagai renungan sekaligus tamparan yang menyakitkan bagi kita adalah saat kita mengetahui ternyata puluhan seniman batik tua yang ada di Laweyan Surakarta di boyong ke Malaysia dengan diberi layanan kesejahteraan dan juga berbagai kemudahan yang lainnya. Termasuk didalamnya peningkatan penghasilan ratusan kali lipat dari yang di peroleh di negeri sendiri. Belum lagi fasilitas kesejahteraan juga pendidikan yang akan di berikan keadaan anak cucu mereka yang juga ikut tinggal di Malaysia. Bandingkan dengan apa yang di peroleh oleh pembatik yang sangat 'nasionalis' yang betah tinggal di Indonesia. Coba sekali-kali Presiden masuk ke kantong-kantong seniman batik. Misalnya di kampung Pasar Kliwon, Laweyan Surakarta, Pekalongan, Banyumas juga daerah-daerah pinggiran yang lain.

Kalo penghasilan pembatik di Kota Solo saja sehari Rp.12.500; plus makan sekali. dengan begitu apa yang akan terjadi dengan kalangsungan seniman Batik Indonesia?! Coba renungkan, apa yang bisa dilakukan dengan uang dua belas ribu rupiah untuk menghidupi kebutuhan hidup keluarga?! Apakah tidak sangat menyakitkan ketika Presiden hanya berujar jangan sampai regenerasi seniman batik tiada ! Sedangkan Presiden sendiri sebagai pengambil kebijakan tertinggi tidak memiliki blue print yang jelas sekaligus berpihak atas kelangsuang hidup pembatik juga batik itu sendiri ! Siapa yang salah ketika 15 tahun mendatang benar-benar Batik akan berkembang di negeri tetangga, kalau Presiden sendiri hanya khawatir tanpa bisa menindaklanjuti dengan kebijakan yang nyata ! Ataukah benar, batik hanya sebatas lukisan yang sangat indah yang terhias diatas kain dan di bangga-banggakan oleh pejabat gedean saat berlangusngnya acara seremonial.

Yang terpenting adalah, Presiden SBY yang terkenal "peragu" itu tidak ragu lagi mengambil kebijakan yang berpihak kepada pembatik dan pekerja seni dan budaya yang lain. Karena merekalah pelaku sekaligus pewaris kekayaan leluhur yang kelak menjadi jembatan akan lestarinya kekayaan budaya buat anak cucu kita.

Tidak ada komentar:

BARA @PI Headline Animator

My Headlines

Motivasi Hari Ini

Pilihan

Terjemahkan

Check PageRank Arts (Blogs) - TOP.ORG Cell Phone Info http://Link-exchange.comxa.com Blog Tutorial Indonesian Blogger TopOfBlogs Personal Blogs Personal Add to Google Reader or Homepage BandungTopBlog.com RANKING WEBLOGS INDONESIA Subscribe to updates GrowUrl.com - growing your website

Sohib-sohib ku

Banner Sohib

  • Wanderer' Blog
  • >
  • Photobucket
  • Powered by BannerFans.com
  • BLOG SHARING INTERNET
  • Lencana Facebook

    Ada kesalahan di dalam gadget ini

    Rekening Online

    Bisnis ku

    Dollar...Dollar...Dollar...

    Ini Juga Bisa

    CO.CC:Free Domain

    Atau Disini..!!!

    Masukan Email Anda:

    Delivered by FeedBurner

    Cari Blog Ini

    Arsip Blog

    Kategori

    alam semesta (3) Allah (2) as (1) Azab (1) bencana (5) berita (2) biadab (1) bisnis online (5) candoleng-doleng (1) detik.com (3) gagal (2) gay (1) gempa (5) hidup (1) iman (1) inspirasi (5) internet (5) islam (1) kpk (2) manusia (7) motivasi (19) Muhammdad SAW (2) Mukjizat (2) opera (1) padang (1) pariaman (1) Pendidikan (3) Politik (21) religi (8) Renungan (3) seni dan budaya (7) serba gratis (3)

    Subscribe via email


    ShoutMix chat widget
  • free counters
  • FEEDJIT Live Traffic Feed

    Tukeran Yuk...


    Image and video hosting by TinyPic

    Musik Ku